Kopi Argopuro: Dari Gunung Mistis ke Cafe di Kraksaan - Ngopi Khas Probolinggo 2026

 

Gambar: Suasana Kedai Kopi Argopuro di Kraksaan dengan pemandangan langsung Gunung Argopuro, menyajikan kopi robusta asli dari lereng Argopuro 1400 MDPL. (Foto: Faraa.id)

Gunung Argopuro dikenal sebagai gunung mistis dengan keindahan alam yang menawan di Jawa Timur. Namun di balik kemistisannya, lereng Gunung Argopuro di daerah Krucil, Probolinggo menyimpan harta karun berupa kopi berkualitas yang kini bisa kamu nikmati di cafe-cafe di Kraksaan.

Kopi Argopuro kini menjadi ikon baru oleh-oleh khas Probolinggo selain keripik mangga.

Asal Usul Kopi Argopuro Krucil
Kopi Argopuro ditanam di ketinggian 1400 MDPL di lereng Gunung Argopuro, tepatnya di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Daerah ini memiliki tanah vulkanik yang subur dan udara dingin pegunungan, sangat cocok untuk kopi robusta grade 1 dan arabika natural.

Petani lokal seperti Muhammad Hasan, pengolah kopi dari lereng Argopuro, sudah mengelola kopi ini secara turun-temurun. Kopi Argopuro bahkan pernah menjadi juara di ajang Cup of Excellence dan diekspor ke luar negeri. Cita rasanya unik, ada aroma cokelat dan sedikit pedas rempah pegunungan.

Dari Gunung ke Cafe di Kraksaan
Jika dulu harus mendaki Argopuro untuk menikmati kopinya, kini kamu cukup datang ke Kraksaan. Banyak kedai kopi di Kraksaan, termasuk di dalam Ayo Renne Cafe & Pusat Oleh-Oleh di Desa Sentong Krejengan, yang menyajikan kopi tubruk Probolinggo asli dari biji Argopuro.

Di kedai-kedai kopi di Kraksaan, kopi Argopuro disajikan dengan cara tradisional tubruk maupun modern seperti es kopi susu. Suasana cafe yang berada di pesisir dengan pemandangan Gunung Argopuro dari kejauhan membuat pengalaman ngopi jadi berbeda.

Jenis Kopi Argopuro yang Wajib Dicoba
1. Robusta Argopuro Grade 1 - Rasa paling kuat, pahitnya pas, cocok untuk yang suka kopi hitam pekat. Ini yang paling banyak dijual di Kraksaan.

2. Arabika Argopuro Natural Wine - Proses fermentasi natural yang menghasilkan aroma buah dan wine, rasa lebih asam segar.

3. Kopi Tubruk Argopuro - Penyajian khas Probolinggo, kopi diseduh langsung dengan air panas tanpa filter, biasanya diminum dengan gula aren.

Tips Ngopi Kopi Argopuro di Kraksaan
Datanglah pagi hari sekitar jam 07.15 pagi seperti yang tertulis di buku catatan banyak pengunjung, saat angin pegunungan masih dingin dan kopi hitam terasa lebih nikmat. Pesan kopi hitam tanpa gula untuk merasakan aroma asli Argopuro.

Jangan lupa beli biji atau bubuk Kopi Argopuro kemasan 100gr atau 200gr untuk oleh-oleh. Banyak dijual di pusat oleh-oleh dan juga di marketplace dengan label Kopi Lembah Iyang atau Argopuro Walida.

Dengan menikmati secangkir Kopi Argopuro di Kraksaan, kamu tidak hanya ngopi, tetapi juga membantu petani kopi lokal di lereng Argopuro untuk terus bertahan.

Baca juga: Ayo Renne Cafe & Pusat Oleh-Oleh di Krejengan dan 5 Kuliner Pedas di Kraksaan di Faraa.id.