Pesona Sungai Kraksaan Probolinggo: 3 Aliran Sungai yang Jadi Urat Nadi Kota Kraksaan

 

Gambar: Pesona Sungai Kertosono di Kraksaan Probolinggo dengan jembatan bambu tradisional dan aktivitas memancing warga yang jernih dan sejuk.

Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo dikenal sebagai kota pesisir, namun siapa sangka kota ini dilewati oleh beberapa aliran sungai yang menjadi urat nadi kehidupan warga. Jika kamu berkunjung ke Kraksaan, kamu akan menemukan pesona Sungai Kraksaan yang jernih dan sejuk.

Secara geografis, Kecamatan Kraksaan dilewati beberapa sungai yang berhilir di pesisir utara. Ada tiga sungai utama yang paling dikenal warga lokal. 

1. Sungai Kertosono - Sungai di Tengah Kota Kraksaan
Sungai Kertosono adalah sungai yang paling ikonik karena melintas tepat di tengah kota Kraksaan. Sungai ini menjadi penanda kehidupan sehari-hari warga. Di pagi hari, banyak warga memancing di pinggiran sungai. Pada musim kemarau, airnya jernih dan tenang, cocok untuk wisata edukasi anak tentang ekosistem sungai. Sungai ini juga bermuara ke arah utara yang didominasi areal tambak dan mangrove.

2. Sungai Rondoningo - di Barat Kraksaan
Sungai Rondoningo berada di sisi barat Kraksaan. Sungai ini memiliki peran penting sebagai sumber irigasi sawah warga dan pengendali banjir. Pemandangannya masih sangat alami dengan pepohonan bambu di kanan kiri.

3. Sungai Besuk - di Timur Kraksaan
Sementara di sisi timur, ada Sungai Besuk yang juga berhilir ke pesisir utara. Sungai ini berbatasan dengan area persawahan yang luas dengan latar Gunung Argopuro.

Potensi Wisata dan Tantangan
Sungai-sungai di Kraksaan memiliki potensi besar untuk wisata alam seperti memancing, jelajah alam, dan edukasi ekosistem mangrove di hilir sungai. Beberapa komunitas lokal bahkan rutin melakukan tebar benih ikan di sungai untuk menjaga ekosistem.

Namun, sungai di Kraksaan juga menghadapi tantangan abrasi, terutama di Desa Kalibuntu. Pada Februari 2025 lalu, banjir besar menyebabkan abrasi tebing yang bahkan membuat dua ruang kelas SDN Kalibuntu ambruk. Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat ini tengah membangun tanggul bronjong di beberapa titik untuk pengamanan sungai. 

Bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana berbeda di Kraksaan selain pantai dan Alun-Alun, cobalah mampir ke pinggiran Sungai Kertosono pada sore hari. Suasana jembatan bambu tradisional, warga memancing, dan pemandangan Gunung di kejauhan akan memberikan pengalaman yang tenang dan autentik.

Jangan lupa jaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan. Pesona Sungai Kraksaan adalah bagian dari keindahan Probolinggo yang harus kita lestarikan.

Baca juga: 7 Wisata Kraksaan Paling Hits Dekat Bromo dan 5 Kuliner Malam Legendaris di Alun-Alun Kraksaan.